yang harus diperhatikan saat membeli power bank, Teliti sebelum membeli


kalau kita punya gadget/smartphone/tab tidak lengkap apabila tidak memasangkannya dengan power bank.

Kenapa?

Karena sangat menjengkelkan sekali ketika smartphone kita pakai untuk hal penting tiba-tiba mati karena baterainya habis. Gak asyik kan?!
Pernah mengalami hal seperti ini?
Pernah donk. Apalagi sebagian besar kelemahan gadget adalah daya baterainya yang cepat habis.
Hal ini hal yang wajar. Apalagi smartphone kita yang mempunyai layar yang lebar. Kinerja layar yang besar dan kapasitas kerja besar pasti memerlukan power yang besar pula kan.
Hal ini beberapa yang harus diperhatikan saat membeli power bank :

  • Pilih Power Bank Berkapasitas Besar

    Apapun merk yang ada pilih pastikan lihat label/tulisan seberapa besar mAh yang tertera. Semakin besar angka mAh nya. Maka semakin besar pula kapasitas daya simpannya. Sesuaikan dengan label baterai smartphone kamu.

Tipsnya adalah, hitung berapa kapasitas baterai dari total semua gadget kita! Maka belilah powerbank yang berkapasitas minimal segitu. Atau sebaiknya beli powerbank berkapasitas 3 kali lipat dari kapasitas gadget kita. Supaya tidak sering charging powerbank. Dan bisa isi ulang isi ulang baterai 3 kali.

sebagai contoh pada Samsung Galaxy J7 Prime, yang memiliki kapasitas baterai  3300 mAh. Maka, pilihlah power bank kapasitas sama atau 3x lipat sebesar 9900 mAh.

Jika kamu memiliki lebih dari 1 perangkat. Punya smartphone dan tab. Maka sesuaikan aja kebutuhan charging kamu.

Power bank kapasitas besar juga mempunyai kelemahan yakni pengisian dayanya yang cukup lama serta bobotnya yang cukup berat dan ukurannya dirasa besar oleh sebagian orang. Tapi bagi saya sendiri ukuran dan bobot besar tidak masalah karena kita tidak selalu membawa powerbank tersebut kemanapun. Kita bisa menaruhnya di mobil atau ditas ketika tidak digunakan. Pokoknya percaya deh, kapasitas besar lebih bagus, saya sendiri sudah merasakan perbedaannya.

Bagi back packer/petualang/Ransel man. Atau bagi anda yang berprofesi dengan mobilitas cukup tinggi dan tidak sempat berhenti  untuk mengisi ulang handphone atau power bank anda. Sekarang tersedia Solar Power bank. Solar power bank ini pengisiannya menggunakan sinar matahari atau sinar neon di ruangan.

Biasanya Back packer menggantungkannya di luar tas mereka. Bagi mereka yang berkendara biasanya menaruhnya di depan dashbor mobil supaya terkena sinar matahari dan terus melakukan pengisian.

  • Pilih Power Bank yang Kompatible dengan gadget kita

Hal ini penting jika powerbank tidak kompatible dengan gadget kita bisa merusak atau memperpendek umur baterai gadget kita. Jadi perhatikan apakah powerbank yang kita beli sudah kompatible dengan gadget yang kita miliki dan ini biasanya tertera pada box powerbank tersebut kompatible dengan perangkat dan merek gadget apa saja.

 

Perhatikan dan baca jumlah port serta output maksimal yang ditawarkan oleh power bank tersebut. Power bank dengan kapasitas di atas 5.600 mAh biasanya sudah menawarkan dua buah port charger, yaitu dengan output 1,5 mAh dan 2,1 mAh. Perbedaan keduanya terletak pada daya yang dihantarkan.

Port dengan output 1,5 mAh biasanya dipergunakan untuk mengisi daya pada perangkat seperti smartphone, atau yang punya kapasitas baterai tak terlalu besar (berkisar 2000 mAh).

Sementara port dengan output 2,1 mAh lebih dikhususkan untuk perangkat dengan baterai berkapasitas besar, seperti tablet (berkisar 5000 mAH).

Kita bisa saja mengisi baterai smartphone dengan port 2,1 mAh dan pengisian baterainya pun akan lebih cepat. Namun sebaiknya tak terlalu sering, karena biasanya akan memperpendek umur baterai smartphone kamu karena tak sesuai dengan spesifikasi yang disarankan oleh pabrik.

  • Cek Fitur Keamanannya

Perhatikan juga fitur-fitur tambahan seperti auto cut power yang akan menyelamatkan smartphone kamu dari pengisian baterai yang berlebihan.

Fitur keamanan yang dimaksud adalah

  1. Short Circuit Protection: Proteksi terhadap arus pendek yang mungkin menimbulkan kebakaran atau ledakan ketika digunakan.
  2. Overcharge Protection: dimana powerbank akan memerikan proteksi terhadap charging berlebih ketika pengisian baterai ponsel sudah penuh. Karena kalau tidak ada fitur ini charging berlebih akan merusak baterai powerbank dan juga cell baterai dari smartphone anda.
  3. Temperature Protection: dengan proteksi ini powerbank akan memberikan perlindungan ketika digunakan tidak menimbulkan panas yang berlebih.

Biasanya produk power bank berSertifikasi CE (European Standard) dan FCC (US Federal Communications Commission) sudah terjamin keamanannya

  • Jangan tergiur harga murah, Harga mencerminkan Kualitas

“Rego gowo rupo”. Jargon itu juga berlaku dalam membeli power bank. Lakukan riset kecil-kecilan untuk harga power bank sebelum membeli. Misalnya harga rata-rata power bank berkapasitas 10.000 mAh saat ini Rp300.000. Maka saat ada produk serupa dengan harga jauh di bawah itu, maka kamu perlu curiga.

Perhatikan pula cell pada power bank kita. Beberapa merek cell yang bagus yakni Japan Cell, Samsung Cell atau Sanyo Cell . Biasanya di box sudah tersedia tulisan cell apa yang dipakai.

sumber : teknorumor,mozaic

artikel terkait :

Tinggalkan Balasan