Arsip Tag: cara membuat kompos

Mitos Kompos Ayam Dan Uret tanah. Studi kasus pada tanaman tebu di kediri

Apakah Kompos Ayam Mengundang Hama Uret

Mitos Kompos Ayam Dan  Uret tanah. Studi kasus pada tanaman tebu di kediri
Mitos Kompos Ayam Dan Uret tanah. Studi kasus pada tanaman tebu di kediri

Berulang kali banyak orang mengatakan bahwa kompos ayam mampu mengundang hama uret.

Menurut saya, itu tidak benar

Setelah saya praktikkan sendiri. Saya memakai sekitar 1 rit kompos ayam yang bercampur sekam ditaburkan pada lahan tebu. Hasilnya sampai saat ini tidak ada hama uret yang ada di dalam tanah.

Buktinya sampai hari ini tidak ada kematian pada tebu yang disebabkan hama uret. Dimana biasanya hama uret menyerang akar tebu terlebih dahulu. Kemudian daun menguning dan akhirnya tebu mati.


Ternyata pemberian kompos ayam campuran sekam tidak membuat hama uret datang. Jadi mitos yang selama ini saya dengar tidak lah benar.

Kalaupun ada lahan kompos yang terdapat uret. Kemungkinan uret sudah ada terlebih dahulu sebelum pengomposan.

Tebu Tumbuh Subur

Pengomposan dengan menguunakan kompos kotoran ayam dan sekam memperbaiki struktur serta menambah unsur hara.

Hal ini dibuktikan dengan tanaman tebu saya tumbuh lebih tinggi dibandingkan tanaman tebu lahan tetanggga. Daun bewarna hijau kehitaman. Batang lebih besar.

Kedua. Tanah pada lahan tersebut menjadi lebih gembur dan berongga. Hal tersebut kemungkinan karena adanya sekam dalam campuran kompos. Harapannya dengan tanah yang gembur. Akara tanaman dapat berkembang dengan baik. Sehingga tebu tumbuh subur.

Kompos dan Panjan Tebu

Jika kita memiliki tebu panjan (tanam baru dari benih tebu) diberikan kompos ini. Apakah banyak yang mati?

Ternyata setelah saya praktekkan. Tebu tidak mati dan bertahan. Meski kompos menutupi tebu yang masih kecil.

Kemungkinan pengaruh sekam. Yang memberikan rongga pada kompos untuk menguapkan seluruh sisa amoniak yang ada. Sehingga tebu yang masih kecil tidak mati.

Pengairan

Pemberian kompos pada lahan sangat penting. Akan tetapi pengolahan tanah tidak kalah penting.

Menurut pengalaman. Apabila kita melakukan pengomposan, jangan lupa memberikan pengairan yang cukup.

Hal ini karena kompos mengandung unsur nitrogen yang besar. Kompos yang kurang matang bahkan mengandung amoniak.

Bisa dilihat bahwa kompos yang baru saja dipindah dari kandang memiliki bau amoniak yang kuat. Efek kompos dengan amoniak yang kuat. Mampu menimbulkan keropok (lubang pada tengah batang tebu) serta jamur.

Untuk menghindari hal tersebut. Perlu diairi dengan cukup. Hingga kompos tidak menimbulkan efek yang negatif seperti diatas.