Stuktur Tanah Dan Teksturnya Yang Baik Untuk Tanaman

Pengertian tentang Stuktur tanah yang baik untuk tanaman sangatlah penting. Untuk menentukan tingkat kesuburan tanah. Untuk memilih tanaman apa yang cocok dengan karakteristik struktur tanah suatu lahan. Serta untuk mengolah struktur tanah sesuai kebutuhan tanaman kita supaya tumbuh dengan subur,

Bagi petani penyewa lahan, mengetahui ilmu struktur tanah sangat penting juga. Untuk memilih lahan yang subur yang cocok dengan perencanaan tanaman mereka.

Struktur Tanah

Struktur tanah merupakan Karakteristik fisik tanah yang terdiri dari komposisi agregat butir tanah dan antar ruang agregat tanah. Bentuk Struktur tanah tergantung dari keseimbangan penyusun tanah yang terdiri dari fase padat, cair dan gas.

Sedangkan ruang antar agregat sering disebut dengan pori – pori tanah. Struktur tanah yang paling baik bagi pertumbuhan dan perkembangan akar adalah tanah yang memiliki pori besar (makropori) yang berisi udara dan pori kecil (makropori) yang bersisi air.

Kita bisa melihat fisik dari stuktur tanah dari berbagai macam daerah (vegetasi). Perbedaan lingkungan akan mempengaruhi stuktur tanahnya.

Di lingkungan yang banyak curah hujannya. Akan memiliki struktur tanah di atas yang remah dengan makropori dan lapisan bawah yang menggumpal yang banyak terisi mikropori berisi air.

Di lingkungan yang kering struktur tanahnya akan berbentuk prisma dilapisan tanah bawahnya. Banyak bagian atasnya berpasir.

Struktur tanah yang baik bagi perakaran tanaman tentunya adalah yang memiliki struktur tanah atas yang remah yang mengandung makropori dan lempung di lapisan tanah bawah yang mengandung banyak mikropori berisi air. Dengan tanah remah akar akan cepat berkembang dengan baik. Sehingga mampu bergerak menuju sumber air dalam tanah.

Tekstur Tanah

Tekstur Tanah merupakan tingkat kehalusan tanah. Biasanya merujuk pada lapisan tanah paling atas.

Komposisi yang mempengaruhi tekstur tanah adalah adanya fraksi
pasir, debu dan liat yang terkandung.

Fraksi-fraksi itu mempengaruhi sifat-sifat tanah. Misal Pasir dengan ukuran diameter paling besar yaitu 2 sampai 0.05 mm, debu dengan ukuran 0.05 sampai 0.002 mm dan liat dengan ukuran diameter paling kecil yaitu kurang dari 0.002 mm.

Tekstur Liat mempunyai butir-butir paling kecil. Hal ini memungkinkan sifat tanah akan menjadi sangat baik dalam menahan air. Dikarenakan banyaknya mikropori yang mampu menampung air.

Namun jika ada air di permukaan tanah, tanah jenis liat cenderung sulit meresapkan air tersebut ke dalam dirinya. Sehingga mudah tergenangi air dan terjadi erosi

Tekstur pasir mempunyai diameter lebih besar. Jika terkena aliran air akan mudah meresap air ke dalam tanah. Kebalikan dari tanah liat.

Tekstur dan Struktur Tanah Yang Baik Untuk Tanaman

Yang paling baik tentunya adalah tekstur tanah yang mendukung perkembangan akar tumbuhan. Namun juga memiliki kandungan air yang dibutuhkan oleh tanaman tersebut.

Namun tidak semua lahan pertanian memiliki struktur tersebut. Maka diperlukan pengolahan tanah. Jika pengolahan tanah berhasil. Tanah yang merupakan media pertumbuhan. Akan dapat membantu menghasilkan panen yang melimpah.

Tekstur tanah Liat yang banyak mikropori air. Memerlukan pengolahan tanah berupa tambahan tanah yang berpasir. Sehingga akar akan cepat bekembang di lapisan pasir. Dan mendapatkan air yang cukup di lapisan liat bawahnya,

Sedangkan Tanah yang berpasir. Tentu memerlukan tambahan tanah liat yang mampu menahan air. Sehingga tersedia cukup air untuk pertumbuhan tanaman kita.

Bagaimana Jika Kesulitan Penambahan Tanah Berpasir pada struktut tanah liat. Dan Kesulitan Penambahan Liat Pada Tanah Yang Berpasir

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.