Persiapan beternak Puyuh tahap demi tahap di kediri 2017- versi Khamim Nugroho

Persiapan beternak Puyuh tahap demi tahap di kediri 2017

pegang puyuh umur 30 hari siap pindang ke kandang layer petelur
pegang puyuh umur 30 hari siap pindang ke kandang layer petelur

Beternak puyuh di Kediri jawa timur peluangnya masih terbuka lebar. Dibandingkan di Blitar. Jumlah peternak puyuh lebih sedikit. Artinya kemungkinan penularan penyakit kecil. Karena tidak padat kandang. Peluang keuntungan lebih besar. Karena masih sedikitnya jumlah peternak.

Tahap Persiapan beternak Puyuh dapat dilakukan sebagai berikut :

 

Pemilihan Lokasi

Pemilihan lokasi diutamakan yang teduh. Tapi sirkulasi udara bagus. Serta tidak terlalu bising. Supaya puyuh tidak stress.
Kita dapat memilih lokasi dibelakang rumah. Asalkan cara beternak diusahakan dengan manajemen yang baik. Supaya jangan sampai beternak menimbulkan polusi buat tetangga. Dan ternak kita tidak terganggu. Sehingga dapat menimbulkan stres.

Kalo saya lebih memilih di belakang rumah. Karena mudah diakses. Memang ada lokasi yang sirkulasi bagus dan rindang.

  • Pemilihan Jenis Kandang Layer

    Kenapa Pemilihan Jenis Kandang Layer didahulukan?
    Supaya kita dapat mendesain Pembuatan Rumah Kandang Puyuh di tahap berikutnya. Maksudnya kita ukur dahulu panjang total kandang (kandang baterai/trap/model jawa barat/jawa tengah).

Direncanakan apakah model 1 lajur atau satu lajur. Apabila 2 lajur. Tambahkan diantara lajur tersebut minimal 70 cm. Sebagai jalan arko bisa lewat. Untuk mempermudah jalan ketika membersihkan kotoran puyuh dan membawa pakan puyuh. Saya biasanya menambahkan 100 cm. Sebagai akses jalan.

Beberapa jenis kandang puyuh dapat dilihat di artikel jenis kandang puyuh.

Pembuatan Rumah Kandang Puyuh

Pembuatan Rumah Kandang Puyuh direncanakan dengan menghitung. Berapa jumlah lajur kandang yang akan dibuat. Berapa panjang baterai puyuhnya. Dan berapa jalan/akses untuk membawa pakan dan membersihkan kotoran/feses puyuh.

Misalkan menggunakan baterai dengan ukuran 100 x 70 cm. 1 baterai diisi 40 ekor. Baterai tersusun 4 lantai. Berjejer 2 lajur. Rencana membuat kapasitas 6.400 puyuh.

Maka Rumah Kandang Puyuh berukuran 2000 x 260 cm. Dengan rincian:
2000 cm = 20 m untuk panjang. Digunakan untuk baterai dengan panjang 100 cm = 1 m berjumlah 20 buah. Memanjang 2 lajur. Yakni di kanan dan kiri.
Lebar 260 cm.

Dengan rincian :

-Lebar 2 lajur baterai 2 x 70 cm = 140 cm.
-Akses jalan 100 cm. Digunakan untuk membawa pakan ke kandang dan arko untuk membersihkan feses puyuh.
-Tambahan 20 cm untuk memberi jarak 10 cm pada tiap lajur baterai yang berdekatan dengan tembok. Supaya sirkulasi udara di baterai bagian belakang lancar.

Pemilihan bibit

Pemilihan bibit. Tentunya yang terbaik. Survei beberapa penyedia bibit puyuh yang memproduksi bibit unggul. Bibit unggul yang ketika mencapai fase layer. Mampu produksi telur tinggi dan tahan lama. Tahan penyakit. TIdak membawa/carier penyakit unggas tertentu.

Pemilihan bibit juga mempertimbangkan pengepul telur yang ada di daerah kamu. Misal pengepul menerima telur bijian. Maka kamu harus cari bibit puyuh bijian. Bukan kiloan. Perbedaannya adalah jumlah per kilo telur. Apabila 1 kg telur berkisar 83-85 biji maka dia puyuh petelur kiloan. Jika 1 kg telur berkisar 93-93 biji maka dia puyuh petelur bijian

Pemilihan Pakan

Pemilihan pakan pada tiap fase berbeda. Pada fase starter dan grower. Sebaiknya menggunakan pakan starter pabrikan. Karena pada fase ini sangat penting mendapatkan gizi cukup. Untuk pertumbuhan dan perkembangan puyuh.

Sedangkan pada fase layer/petelur. Silahkan memilih pakan yang menurut kita terbaik. Apakah masih menggunakan pakan petelur pabrikan. Atau menggunakan pakan campur buatan kita. Yang penting gizi kebutuhan puyuh tercukupi.

artikel terkait

 

 

 

Tinggalkan Balasan