Facebook Status dan Soft Selling

Facebook Status dan Soft Selling

Facebook status dan Soft Selling adalah materi yang diajarakan sebagai jurus pertama. Setelah daftar jadi member SB1M (Sekolah Bisnis Satu Milyar). Komunitas dan Tempat Belajar Bisnis Online Terfavorit di Indonesia.

Dalam Jualan suatu Produk. Kita lebih di anjurkan melakukan soft selling sama mentornya.Kalo kita mempelajari teknik berjualan. Sebenarnya ada 2 macam metode.

Yakni Metode Jual Langsung/Direct Sellling/Hard Selling. Metode jualan kedua. Ya Soft Selling/Metode Penjualan Jualan Gak Langsung.

Maksudnya gimana yah?

Metode Jualan Tidak Langsung adalah Metode jualan yang lebih mengutamakan added value (nilai tambah barang) barangnya dulu yang dikenalkan (nilai intriksik). Baru kemudian dikenalkan barangnya (wujud barang).

Sebenarnya sih. Semua Metode Bisa dilakukan. Tergantung situasi dan kondisi aja.
Cuma Dengan soft selling. Kita lebih bisa membangun kesadaran kepada calon pembeli kita tentang pentingnya/urgent/manfaat barang yang kita jual. Sehingga setelah mereka beli. Merasakan manfaatnya. Harapannya mereka bisa kembali beli lagi dan menjadi pelanggan kita.

Jadi sama mentor SB1M kita dianjurkan ke Soft Selling.
Tapi kalo kita pernah coba hard selling/jualan langsung tawarkan barang nya dapat profit. Kenapa tidak kita lakukan kedua metode tersebut.

Ni yah gambaran hard sellling dan soft selling

Hard Selling biasanya berupa iklan yang langsung mengarah ke penjualan seperti banner pada website, penawaran produk lewat email, sms, telp, status “Jual Barang” di facebook dan Landing Page pada Website

Di widget sebelah kanan blog saya termasuk Hard selling tuh.

Sedangkan contoh gambaran Soft Selling lebih banyak pada konten (artikel) yang menggiring para calon pelanggan ke penjualan barang (produk) nya. Bentuknya seperti blog post yang sedang anda baca, Tutorial gratissan, Sama Webminar gratis yang sering diadakan sama mentor SB1M

Nah contoh nyata soft selling tuh. Juga ada di tulisan ini loh.

Sadar gak kamu sedang ditawarkan added value waktu membaca artikel ini?
Kamu tahu saya dapat income dari blog ini? Produk apa yang saya jual?
Saya jual pendidikan/kursus online/sekolah online/Tempat Belajar Bisnis Online SB1M. Dengan menyebar banyak link “SB1M” di artikel ini.

Saya menjualnya dengan memperkenalkan pembaca saya mengenai metode soft selling dan hard selling.

Saya mencoba menulis konten yang mengundang banyak trafik.

Saya jadikan mereka pembaca setia dengan melakukan email list. Di setiap anda membuka blog saya. Akan muncul pop up berlangganan via email kan?

Saya bangun kepercayaan dengan pembaca saya.

Saya sediakan banner (di sisi kanan blog) yang menawarkan pendidikan/kursus/tempat belajar online bagaimana berbisnis online hingga mereka menghasilkan income buat pembaca saya

Tentunya saya melakukan semua hal diatas dengan tidak memaksa mereka membeli produk saya. Tapi saya menawarkan added value yang bakal pembaca saya dapat ketika mereka daftar SB1M.

Added Valuenya (Nilai Lebihnya) yang ingin saya tunjukkan adalah Ketika mereka daftar sebagai free member SB1M saja. Mereka akan dapat tutorial gratis lewat email mereka (video tutorial). Yang dapat mereka praktek kan. Dan sudah bisa menghasilkan income. Karena tutorial itu sudah disusun para mentor yang sudah berpengalaman. Dan terbukti dapat mendatangkan income.

Saat mereka menjadi anggota/member SB1M yang berbayar. Mereka akan dapat komunitas dan mentor yang lebih bersifat personal. Mereka bisa tanya jawab langsung/via online :WA,FBgroup. Dan kelas offline dan online yang fokus untuk teknisnya praktek berbisnis online.

Kamu juga akan dapet web portal SB1M berisi kurikulum,game plan dan akses lebih dari 500 tutorial. Serta sharing pengalaman (real live experient) para member yang profitnya udah gede.
Jangan kuatir mentornya berpengalaman kok. Mereka udah praktek duluan. Baru mengajarkan ilmunya sama kita. Jadi gak sembarangan ngajar pake teori doang.

Dalam soft selling (yang saya tangkap) kita harus percaya diri tentang value/nilai yang kita tawarkan. Apabila kita udah ahli. Kita bisa menjual produk. Tanpa tampak kita berusaha untuk jualan. Itulah inti dari soft selling.

Added Value

Apa sih Nilai yang kita jualin dalam soft selling?
Kadang konsumen kita gak banyak waktu. Malas baca – baca hal yang gak penting buat mereka. Karena itu kita harus bisa memberi tahu mereka yang penting – penting aja. Coba posisikan diri kita di posisi konsumen kita.

Facebook Status dan Soft Selling
Facebook Status dan Soft Selling

Mereka hanya ingin tahu :
Apa untungnya menggunakan produk kita?
Mengapa Mereka Pilih kita ?
Apa saja Nilai lebih/ added value yang kita tawarkan?

Sampaikan Added Value Produk kamu secara ringkas dan jelas.

Saya sudah mencoba melakukan hal itu dari konten yang saya tulis. lihat tulisan di atas:

“Added Valuenya (Nilai Lebihnya) adalah Ketika mereka daftar sebagai free member SB1M saja. Mereka akan dapat tutorial gratis lewat email mereka (video tutorial). Yang dapat mereka praktek kan. Dan sudah bisa menghasilkan income. Karena tutorial itu sudah disusun para mentor yang sudah berpengalaman. Dan terbukti dapat mendatangkan income.
Saat mereka menjadi anggota/member SB1M yang berbayar. Mereka akan dapat komunitas dan mentor yang lebih bersifat personal. Mereka bisa tanya jawab langsung/via online :WA,FBgroup. Dan kelas offline dan online yang fokus untuk teknisnya praktek berbisnis online.
Kamu juga akan dapet web portal SB1M berisi kurikulum,game plan dan akses lebih dari 500 tutorial. Serta sharing pengalaman (real live experient) para member yang profitnya udah gede.
Jangan kuatir mentornya berpengalaman kok. Mereka udah praktek duluan. Baru mengajarkan ilmunya sama kita. Jadi gak sembarangan ngajar pake teori doang.”

 

Dengan metode soft selling kita akan dapat beberapa manfaat. Seperti :
tampilan blog kita tidak akan rusah.”semrawut”
pengalaman pembaca terjaga dengan baik
dapet trafik berkualitas (organik). Gak pake robot.
Lebih tertarget
Konversi sales nya lebih tinggi

Langkah yang harus dilakukan

Tentukan Bagaimana kita mau Jual produk kita? Siapa Target Market kita? Mulailah menulis konten dari sisi konsumen.

Bayangkan dari sisi konsumen bagaimana mereka dapat menemukan produk kita. Setelah mereka tahu. Beri tahu mereka manfaatnya

Praktek Soft Selling di Facebook

Facebook
Facebook kebanyakan penggunanya menggunakan untuk update status apa yang mereka lakukan. Update status baper. Cari tahu kabar teman mereka. Cari hiburan. Pokoknya kebanyakan mereka gak cari barang untuk dibeli.

Jadi

Kalo pengen jualan di facebook. Saran saya jangan lakukan jual barang di status fb kita. Buatlah Fan page atau group jualan produk. Sedangkan di Status Facebook tampilkan aja kegiatan kamu jualan barang. Jangan ngasih kata Jual produk A dan B dan seterusnya. Update status kamu aja. Statusnya yang positif ya. Jangan menyebar aura galau..

Kalo menyebar aura galau dalam status. Bisa bisa pembaca kita jadi ragu beli produk.
Kamu bisa pake rumus status update 5 x sehari. Dengan Komposisi 3 status biasa dan 2 status yang disertai link ke page jualan kamu.

Itu aja yang bisa saya share tentang facebook status dan soft selling. Mungkin ada yang mau menambahkan silahkan yah.
Smoga artikel ini bermanfaat.

Baca yuk : kursus online, cara memulai bisnis online

About Khamim

Hi, Selamat Datang di personal blog saya..
Nama Saya Khamim Nugroho Iswanto, saya seorang peternak agropreneur yang sedang mendalami online business. Di web ini saya ingin berbagi pengalaman bagaimana pengalaman saya beternak puyuh dan serba serbi online bisnis. Semoga apa yang saya tulis bermanfaat untuk semua pembaca yang datang di blog saya.
Selanjutnya kamu bisa liat profil saya lebih lanjut di halaman facebook saya. Semoga dengan kita berkenalan bisa menjadi teman. Dan kedepannya kita bisa syaring ilmu dan saling memberi manfaat. Selamat membaca..

Tinggalkan Balasan