Ulasan Tentang Cara Menanam Jagung Dengan Hasil Memuaskan Dengan Biaya Yang Murah Memakai Mesin Tanam Jagung di Kediri

jagung manis kediri

Sudah kenal komoditas jagung? Hampir seluruh masyarakat jagung. Karena sangat dibutuhkan di kalangan baik rumah tangga sampai peternakan. Dalam rumah tangga jenis jagung manis biasa digunakan sebagai sayuran masakan. Sedangkan di peternakan biji jagung sebagai sumber protein dan sumber energi dalam bahan pakan.

Jagung juga dapat diolah menjadi apapun sehingga cukup menguntungkan bagi orang yang ingin membudidayakannya. Berikut ini akan saya ulas. Ulasan Tentang Cara Menanam Jagung Dengan Hasil Memuaskan Dengan Biaya Yang Murah Memakai Mesin Tanam Jagung

Semakin anda mengetahui tentang cara budidaya tanaman jagung, maka anda akan menghasilkan kualitas jagung yang baik. Apalagi jika bisa menekan biaya budidaya. Maka keuntungan akan semakin tinggi.

Jadi Bagaimana Sih Cara Menanam Jagung Yang Baik? Simak Tulisan Saya Berikut ini

Tentukan Varietas Jagung Yang Ingin Ditanam

Menurut pengalaman saya. Varietas jagung yang ditanam ada dua. Yakni yang berumur 70 HST (jagung muda) dan varietas jagung yang berumur 100-120 HST (jagung tua).

Jagung yang mempunyai umur 70 HST merupakan jenis jagung manis dimana berumur pendek dan digunakan sebagai sayuran. Potensi produksi per 100 ru jagung manis mencapai 900 kg.

Sedangkan yang berumur 100 – 120 HST merupakan jagung yang biasa dibuat pakan ternak. Dengan potensi produksi 1 – 1,2 ton per 100 ru.

Yang perlu diingat bahwa lebih baik membeli bibit varietas dari pabrikan daripada membeli dari produsen yang belum terakreditasi. Dimana bibit tersebut telah teruji dengan baik. Biasanya telah diberikan obat anti jamur. Dan paling penting adalah mempunyai potensi tumbuh yang terukur.

Ada juga sebagian pembeli jagung. Menawarkan jenis benih jagung yang tidak ber merk. Hasil persilangan sendiri.

Kalo Anda pertama kali menanam jagung. Harap hati – hati untuk tidak memilih benih jagung yang seperti ini. Karena kita tidak bisa mengetahui karakteristik produk yang akan dihasilkan. Lebih aman beli di toko pertanian.

Pengolahan Tanah

Setelah selesai menentukan varietas jagung. Sekarang saatnya beralih ke cara menanam jagung tahap pertama. Yakni Pengolahan Lahan.

Pengolahan tanah terbaik sebelum menanam jagung adalah dengan merotari tanah. Dengan merotari tanah, maka tanah akan menjadi gembur. Sisa tanaman sebelumnya akan hancur menjadi kompos untuk jagung.

Tujuan Merotari tanah jugaditujukan supaya akar tanaman jagung yang baru tumbuh akan tumbuh dengan baik. Rotari yang baik tentunya menggunakan traktor yang saat ini banyak digunakan untuk petani. Kita bisa menyewa untuk merotari tanah kita.

Kelemahan rotari ini adalah Jika menggunakan traktor besar, tanah menjadi sangat gembur. Jadi ketika kita melakukan pengairan lahan akan membutuhkan waktu yang lebih lama daripada biasanya. Karena air yang mengalir di tanah akan merasuk dulu ke dalam tanah yang super gembur sebelum mengalir ke tempat berikutnya.

Apabila ingin lebih hemat. Mengurangi biaya pengolahan tanah. Kita juga bisa menyiasatinya dengan berikut.

Tanah dengan sisa tanam tebu. Ketika menanam jagung. Tidak usah di rotari dengan menggunakan traktor besar. Bisa menggunakan hand tractor kecil. Atau menggunakan bajak sapi. Dengan membajak sebelah kanan dan kiri gulutan tebu.

Tujuan membajak ini. Supaya tanah sebelah gulutan kanan dan kiri jatuh ke got. Tanah ini lumayan gembur. Bisa ditanami dengan bibit jagung kita.

Sedangkan tunas tebu sisa yang tumbuh. Harus kita potong. Supaya ketika kita memberikan pupuk ke jagung, tidak terserap oleh tebu.

Kita bisa meminta bantuan pengerit atau pencari pakan untuk memotongnya. Sehingga kita bisa membersihkan tunas tebu tanpa mengeluarkan biaya.

Apa yang haru dilakukan apabila ada gulma rumput? Waktu pemupukan kedua. apabila ada gulma. Bisa dicangkul tanah dan membuangnya ke pupuk tan batang jagung. Tujuannya membersihkan gulma sekalian menutup pupuk. Supaya pupuk tidak hilang ketika dialiri air. Sehingga pupuk bisa bekerja efektif.

Pengaturan Jarak Tanam Jagung

Jarak jagung bisa ditanam jarak antar baris sekitar 20 cm. Sedangkan jarak antar baris minimal 70 cm. Saya biasa menggunakan jarak 80 cm. Sedangkan apabila menanam pada sisa tebu. Berjarak 70 cm.

Pelubangan tanah untuk tanam jagung bisa menggunakan sistem lama yakni gejik. Dengan melubangi tanah dengan kayu runcing. Namun metode ini membutuhkan waktu dan tenaga kerja yang banyak.

Sehingga saya lebih menganjurkan pelubangan jarak tanam dengan menggunakan mesin planter. Dengan waktu yang lebih cepat, Jarak tanam yang sama dan biaya yang lebih murah.

Apabila anda di kediri jatim. Membutuhkan sewa mesin planter jagung bisa langsung menghubungi Nugroho di 085649977001 atau 081335428698.

Penanaman Jagung

Penanaman jagung menurut pengalaman saya. Yang terbaik adalah setelah pengolahan lahan. Diberikan pengairan. Baru dilakukan penanaman jagung.

Pada kondisi setelah panen tebu. Bisa diberikan pengairan dulu. Kemudian di bajak gulutannya. Baru dilakukan penanaman.

Pada intinya adalah mengusahakan ketika penanaman jagung tanah masih dalam kondisi lembab. Sehingga Jagung akan mempunyai kondisi optimal untuk tumbuh.

Untuk penanaman jagung yang terbaik dengan biaya yang murah tentunya dengan menggunakan mesin planter atau mesin tanam jagung.

Dengan menggunakan mesin ini jarak tanam bisa merata. Lubang bisa merata 3 cm. Waktu tanam yang cepat dan hemat tenaga kerja.

Apabila anda di kediri jatim. Membutuhkan sewa mesin planter jagung bisa langsung menghubungi Nugroho di 085649977001 atau 081335428698.

Jumlah benih untuk 1 lubang tanam berikan 2 butir. Hal ini bertujuan menambah produksi. Juga sebagai antisipasi apabila 1 benih tidak tumbuh dengan baik. Maka 1 benih lainnya masih tumbuh.

Lakukan penutupan tanah setelah pemberian benih. Jika Anda menggunakan Alat planter akan memastikan tanah tertutup tetapi tidak padat. ini yang terbaik.

Penyemaian Terpisah

Pada tanam jagung jangan lupa menyiapkan penyemaian jagung terpisah. Tujuannya adalah apabila jagung tidak tumbuh. Apabila jagung mengalami bule. Kita bisa menyulamnya dengan bibit semai terpisah dengan umur yang sama.

Artinya penyemaian terpisah ini dilakukan bersamaan dengan penanaman jagung di lahan ya. Supaya umur tanaman sama.

Pemberian Pupuk Jagung

Pupuk jagung manis yang berusia 70 hari panen. Dipupuk pada umur 14 hari kemudian diberikan pengairan. Pupuk kedua pada umur jagung 35 hari kemudian diberikan pengairan kembali.

Sedangkan jagung tua yang berumur 35 – 45 hari melihat perkembangan jagung yang sudah tumbuh.

Untuk menyiasati supaya jagung berproduksi tinggi. Bahkan ada petani yang melakukan 3 kali pemupukan dengan jumlah sedikit demi sedikit. Hal ini juga terbukti bisa meningkatkan produksi. Kelemahannya adalah terkadang jumlah pupuk yang digunakan over.

Kandungan pupuk yang harus diberikan pada jagung adalah pupuk yang mampu seimbang yang mampu memberikan nutrisi pada tanaman jagung. Untuk jagung hibrida biasanya membutuhkan pemupukan lebih banyak dibandingkan jagung biasa. Adapun jenis pupuk yang diberikan pada tanaman jagung harus memenuhi unsur N (Nitrogen), P (Phospor), dan K (Kalium). Unsur N bisa didapat dari pupuk urea, unsur P dari pupuk SP-36, dan unsur K dari pupuk KCl.

Menurut Balitbang. Perhektar jagung membutuhkan 350 kg urea. 200 kg sp-36. 100 kg Kcl.

Pengairan

Pengairan merupakan salah satu kunci sukses produksi tinggi jagung. Pada tanaman jagung muda atau jagung manis. Biasanya saya melakukan pengairan beberapa kali. Pertama sebelum olah lahan. Kedua ketika umur 14 hari setelah pemupukan. Ketiga umur 35 hari bersamaan dengan pemupukan kedua. Keempat dan seterusnya berjarak 14 hari. Bahkan jika dirasa kurang. Akan saya lakukan pengairan sebelum panen. Yakni 2 minggu sebelum panen.

Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan bobot produksi jagung.

Point terpenting pada pengairan jagung adalah Pada fase bunga akan tumbuh. Ini berkisar antara usia tanaman 45 – 55 hari setelah tanam dan anda wajib harus menyediakan air.

Point kedua Pada tanaman menjelang pengisian biji mereka berusia 50 – 80 hari dihitung setelah tanam.

Penyakit Jagung

Penyakit pada jagung yang wajib diwaspadai adalah jagung bule. Cirinya adalah pupus daun bewarna putih. Jagung ini tidak akan muncul tongkol. Jikalau muncul maka jagung akan kecil.

Penyakit ini timbul karena adanya jamur Peronosclerosporamaydis dan Peronosclerosporaphilippinensis.

Hal ini bisa diantisipasi dengan menggunaan obat anti jamur yang direndamkan pada bibit sebelum penanaman. Kedua, yakni penggunaan kimia sejenis furadan pada umur daun 4 dan umur 35 hari.

Selain penyakit tersebut kadang juga terserang ulat dan serangga. ini juga bisa diatasi dengan furadan yang disemprotkan pada daun. Karena fungsi furadan juga berfungsi sebagai insektisida.

Cara lainnya adalah dengan mencabut batang jagung yang terkena penyakit. Sehingga mensterilkan jagung dari jagung lainnya supaya tidak terjangkit penyakit yang sama.

Panen

Ciri-Ciri Tanaman Jagung Siap Panen :

  1. Tanaman jagung dapat di panen saat kondisi masak fisiologis berumur 100-120 HST pada dataran rendah. Sedangkan jagung manis berusia sekitar 70 HST.
  2. Kulit klobotnya telah berwarna coklat. Jika varietas jagung manis kulit klobot masih hijau.
  3. Rambut jagung pada tongkol telah kering dan berwarna hitam.
  4. Jumlah populasi untuk klobot kering mencapai 90%.
  5. Tekstur keras pada biji jagung dengan ditandai apabila ditekan kuku tidak hancur/keras.
  6. Terdapat titik hitam (black layer) pada bagian ujung biji jagung.

Panen Jagung yang dipanen adalah jagung dan sisa batang jagung. Jagung dibeli tengkulak. Atau bisa langsung dijual dipasar.

Sedangkan sisa batang jagung dipergunakan sebagai pakan ternak. Biasanya tengkulak juga memborong sekaligus jagung dan batangnya sekalian. Sehingga kita tidak perlu repot menebangnya. Dan langsung bisa menanami kembali lahan dengan komoditas yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.