jagung manis kediri

Pengalaman Pertama Menanam Jagung Panen Dapat 7 Juta

Alhamdulillah. Pengalaman pertama begitu mengesankan. Hanya dalam 70 hari. Tanam jagung manis pertama kalinya. Dapat panen total 7 juta. Dengan luasan lahan 300 ru. Sekitar 3/7 Hektar.

Begini ceritanya!

Saya sebelumnya menyewa lahan seluas 300 ru. Saya tanami tebu selama 5 tahun.

Karena tebu yang saya tanam tidak selalu bongkar raton atau kepas. Akhirnya tiap waktu panen tebu. Waktunya maju. Di tahun terakhir masa tanam. Sisa sekitar 3 bulanan.

Akhirnya sisa waktu sewa saya tanami jagung manis. Alasannya supaya masih bisa menghasilkan dari lahan dengan waktu sisa sewa yang singkat.

Sebelum menanam. Saya bertanya beberapa petani. Jenis bibit jagung manis apa sih yang biasa ditanam. Yang bisa laku cepat di pasaran.

Dari hasil itu. Saya memutuskan untuk menanam jagung manis hibrida merk talenta. Produksi PT. Agri Makmur Pertiwi.

Benih Jagung Manis Talenta
Benih Jagung Manis Talenta

Jagung manis jenis ini mempunyai potensi tinggi tanaman 170 – 200 cm. Mempunyai ketahanan penyakit karat dan hawar daun. Ukuran tonggkol 22 x 6 cm. Bobot rata – rata 310 – 450 gram. Dapat dipanen 70 – 76 HST. Dengan jarak tanam 75 x 25 cm satu biji per lubang. Potensi panen 18 – 25 ton per hektar dengan kebutuhan benih 10 kg/ha. (bisa dibaca sendiri di label belakang bungkusnya).

Mengapa Jagung Manis Hibrida

Jagung hibrida merupakan hasil perkawinan dari 2 buah jenis jagung yang berbeda. Biasanya dari jagung lokal yang diambil sifat ketahanan terhadap penyakit. Dan jagung yang mempunyai sifat produksi yang bagus.

Jadi intinya jagung hibrida itu bagus banget produksinya dan mempunyai ketahanan terhadap penyakit tertentu. Begitulah menurut teorinya.

Jumlah Benih Yang saya Tanam

Dari hasil bertanya ke beberapa teman petani jagung manis. Tiap 100 ru lahan membutuhkan 4 – 5 bungkus benih. Kita bulatkan saja menjadi per 100 ru lahan 4 bungkus. Yakni 1 kg benih

Pada lahan 300 ru seharusnya kan 3 x 4 bungkus sama dengan 12 bungkus. Tapi saya Beda. Dalam lahan tersebut saya cuma menanam 8 bungkus + 50 gram.

Apabila saya bulatkan 8 bungkus. Berarti dalam 300 ru lahan saya hanya menanam untuk kebutuhan lahan 200 ru saja.

Mengapa kok gitu?

Saya pengen menjarangkan jarak tanam dari jagung manis tersebut. Supaya penen yang dihasilkan optimal. Tercapai 1 kg terdiri dari 3 tongkol jagung.

Cara Saya Menanam Jagung Manis

Bajak

Karena lahan yang saya mau tanami jagung manis merupakan bekas lahan tebu. Maka gulutan tebu saya beri pengairan lebih dahulu. Kemudian saya bajak.

Tujuannya supaya mendapatkan tanah gembur dari hasil bajak tadi. Dengan mengurangi tanah gulutan di kanan dan kirinya.

Tanam Bibit

Tanam bibit saya kerjakan manual. Pakai tenaga manusia. Dengan gejik (membuat lubang tanam), Isi benih 1/2 per lubang. Kemudian tutup dengan tanah memakai kaki.

Kenapa tidak menggunakan mesin tanam Jagung, padahal saya punya di rumah?

Hal ini dikarenakan. Jika memakai mesin tanam jagung lubang tanam terlalu dalam. Dikawatirkan benih jagung tidak akan bisa tumbuh dengan baik.

Jagung manis membutuhkan tutup tanah yang tidak terlalu rapat dan tinggi. Supaya kecambahnya cepat muncul.

Pemupukan Pertama

Rekomendari pupuk pertama dari pengalaman petani lain sebenarnya menggunakan ZA. Tapi saya menggunakan UREA. dimana Urea mempunyai tingkat Nitrogen yang lebih tinggi.

Pemupukan pertama setelah menanam bibit 14 hari. Saya berikan urea 2 sak. Atau 1 kuintal. Kemudian saya lakukan pengairan (lep).

Dalam 300 ru seharusnya sih 3 sak. tapi karena jumlah benih yang saya tanam setara lahan 200 ru. Ya, saya berikan pupuk 2 x 1 sak saja. Sesuai kebutuhan.

Pengairan

Jagung manis membutuhkan tanah yang lembab terus. Untuk menjaga hal itu bahkan ada petani yang memberikan pengairan di usia 1 HST. Untuk menjaga kelembapan yang dibutuhkan. Namun resikonya ada beberapa bibit yang muncul atau hanyut karena belum mempunyai perakaran yang kuat.

Pengairan setelah pemupukan pertama, saya lakukan 2 minggu sekali hingga usia 70 HST. untuk menjaga kelembapan.

Pemupukan Kedua

Pemupukan kedua. Sangat penting. Untuk menjaga produksi.

Pemupukan kedua diberikan di usia 40 – 45 HST. Atau pada saat muncul bunga pada jagung manis.

Saya berikan 2 kuintal campuran ZA dan Phonska. Yakni 1 ku ZA + 1 ku Phonska.

Kemudian setelah pemupukan diberikan pengairan kembali.

Pemupukan untuk jagung manis hanya saya lakukan 2 kali saja. Meski banyak yang menganjurkan dikasih 3 x. Namun menurut saya 2 x sudah cukup.

Panen

Umumnya Pada usia 70 – 72 HST sudah bisa kita carikan pembeli. Asal Jagung kita cek dengan menyobek kelobotnya. Sudah terlihat biji berwarna kuning gelap. Yang menunjukkan sudah waktunya panen.

Jagung manis saya dipanen pada usia 70 HST. Lebih Cepat. Karena kondisi tanahnya. Tanah tegal. Sehingga panen bisa lebih cepat.

Pembeli jagung manis membeli jagung manis dan sekalian tebonnya (batang jagung).

Ada 2 metode yang biasa ditawarkan. Yakni secara borongan dan kiloan.

Kalo borongan pembeli mentafsir berapa per lahan dengan nilai sekian.

Sedangkan kalo kiloan. Jagung manis ditimbang dan dibeli dengan harga pasaran. Jadi lebih Fair. Kemudian Total hasilnya per lahan berapa dikurangi 500 rupiah.

Saya memilih cara borongan dengan dibeli jagung sekaligus batangnya dengan nilai 7 juta.

Alhamdulillah.

Pengalaman Menanam Jagung Manis. Keliling Lahan

Baca Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.